KEGIATAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS (PTMT) DI SMA YASPEN TUGU IBU

Minggu ini adalah minggu ke 2 Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) SMA Yaspen Tugu Ibu Depok, yang secara resmi dibuka pada hari Senin tanggal 4 Oktober 2021. Adapun Standar Operasional (SOP) PTMT untuk siswa dan guru sudah disosialisasikan sebelumnya melalui media sosial sekolah oleh Koordinator Humas Satgas Covid Bapak Dudung AS, M. PdI dalam bentuk video simulasi , flayer ataupun banner dan pengumuman resmi. Sehingga saat masuk sekolah diharapkan para siswa sudah paham dan mampu menerapkan Standar Operasional (SOP) PTMT.

Siswa masuk satu hari dalam satu minggu per jenjang kelas. Siswa kelas X masuk di hari Senin, kelas XI di hari Selasa dan kelas XII di hari Rabu. Siswa dalam satu kelas dibagi menjadi dua rombongan belajar yang terdiri dari masing-masing 50 % siswa. Jadi ada 16 kelas yang digunakan. Waktu belajar hanya 2 jam tanpa istirahat untuk dua mata pelajaran. Sedangkan bagi siswa yang tidak diijinkan orangtua tetap belajar secara online atau Pembelajaran Jarak jauh (PJJ) di rumah.

Hari pertama PTMT para guru mendapat pengarahan dari Bapak Kepala Sekolah Drs. T. Catursas, Kj sebelum masuk kelas mengenai kegiatan pembelajaran. Menurut Bapak sebaiknya siswa di hari pertama jangan dikasih materi yang berat dulu, maklumlah baru pertama sekolah setelah hampir 2 tahun belajar di rumah. Belajar beradaptasi dulu terutama untuk siswa kelas X dan XI yang benar-benar belum pernah tatap muka langsung dengan gurunya. Di bulan berikutnya akan diadakan evaluasi kegiatan PTMT.

Ketika sedang berlangsung kegiatan PTMT di hari pertama, secara tiba-tiba SMA Yaspen Tugu Ibu mendapat Sidak (Inspeksi mendadak) dari Camat Sukmajaya Bapak Fery Birowo bersama Tim Satgas Covid dari Pemkot Depok. Beliau meninjau langsung ke kelas-kelas memberi arahan dan masukan. Secara keselurahan beliau memberi apresiasi yang baik akan penerapan protokol kesehatan di sekolah SMA Yaspen Tugu Ibu selama berkegiatan PTMT.

Leave a Reply